Hari Kedua Pengabdian Masyarakat Literasi Digital di MAN 2 Konawe Selatan


Setelah sukses melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat Literasi Digital di MAN 1 Konawe Selatan, Perpustakaan IAIN Kendari kembali melanjutkan rangkaian kegiatan serupa pada hari kedua di MAN 2 Konawe Selatan, Kabupaten Konawe Selatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perpustakaan dalam memperluas jangkauan literasi digital di lingkungan pendidikan serta memperkuat budaya baca di kalangan pelajar madrasah.
Kegiatan hari kedua ini diikuti dengan antusias oleh para siswa dan tenaga pendidik MAN 2 Konawe Selatan. Tim Perpustakaan IAIN Kendari menghadirkan materi seputar pemanfaatan teknologi informasi dalam mencari dan mengelola sumber referensi digital, serta etika bermedia digital yang penting di era modern. Melalui penyampaian interaktif dan demonstrasi langsung, peserta diajak memahami bagaimana menggunakan sumber informasi secara efektif dan bertanggung jawab.
Dalam kegiatan ini, tim juga memperkenalkan berbagai layanan dan sumber daya digital yang dimiliki perpustakaan, seperti repositori institusi, koleksi digital, dan akses jurnal ilmiah. Diharapkan, siswa dan guru dapat mengoptimalkan teknologi digital dalam mendukung proses belajar mengajar serta pengembangan literasi akademik di madrasah.
Perwakilan MAN 2 Konawe Selatan menyampaikan apresiasi kepada Perpustakaan IAIN Kendari atas terlaksananya kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan literasi digital seperti ini sangat relevan dengan kebutuhan pendidikan masa kini yang semakin berbasis teknologi. Sementara itu, pihak perpustakaan berharap pengabdian masyarakat ini dapat menjadi jembatan kolaborasi yang berkelanjutan antara IAIN Kendari dan madrasah-madrasah di Kabupaten Konawe Selatan, dalam mencetak generasi cakap literasi dan berdaya digital.

Selain pemaparan materi, kegiatan hari kedua ini juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang memungkinkan peserta berbagi pengalaman dan kendala dalam mengakses informasi digital. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan terkait cara menemukan sumber referensi ilmiah terpercaya, penggunaan perpustakaan digital, hingga tips menjaga keamanan data pribadi di dunia maya. Suasana kegiatan berlangsung aktif dan interaktif, mencerminkan semangat belajar tinggi dari para siswa dan guru.
Tim Perpustakaan IAIN Kendari juga menekankan pentingnya literasi digital sebagai fondasi pembelajaran abad ke-21, di mana kemampuan mencari, menilai, dan mengolah informasi menjadi bagian dari kompetensi utama pelajar. Dalam kesempatan tersebut, tim membagikan panduan praktis mengenai cara mengakses repositori IAIN Kendari serta memperkenalkan portal-portal ilmu pengetahuan terbuka (open access) yang dapat dimanfaatkan secara gratis oleh masyarakat akademik.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini diakhiri dengan sesi foto bersama. Ke depan, Perpustakaan IAIN Kendari berencana memperluas kegiatan serupa ke sekolah dan madrasah lainnya di wilayah Sulawesi Tenggara. Dengan semangat kolaborasi dan pemberdayaan, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam mencetak generasi muda yang melek literasi, adaptif terhadap teknologi, dan berdaya saing di era digital.
